Azas - Azas Kurikulum

Nana Sudjana 

(1988) dan Murray Print (1993) menyebutkan tiga landasan kurikulum sedangkan sedangkan S Nasution (1994) dan Ahmad(1997) dan Abdullah Idi (2010) menyebutkan 4 azas atau landasan kurikulum. Ketiga landasan atau azas pengembanga kurikulum itu yaitu: landasan filosofis, landasan sosial budaya, dan landasan psikologis. Nasution, Ahmad dan Idi juga menyebutkan ketiga landasan yang sudah disebutkan terdahulu dan ditambah satu landasan yaitu landasan organisatoris.

pertama, landasan psikologis yaitu studi tentang peserta didik dan teori belajar.

kedua, landasan sosiologi dan budaya yaitu studi tentang kehidupan. 

ketiga, landasan phylosofis yakni studi tentang hakikat dan nilai ilmu pengetahuan.

a) Ontology, yakni studi tentang hakikat kenyataan atau realitas. Masyarakat yang berbeda memiliki persepsi yang berbeda tentang kenyataan. Misalnya, Masyarakat pada abad perengahan memiliki persepsi bahwa dunia itu datar, sekarang pandangan itu dianggap salah, masyarakat sekarang ini berpandangan bahwa dunia itu bulat.

b) Epistemology, yakni studi tentang hakikat pengetahuan, Pertanyaan Epistemology yang muncul apa yang benar dan bagaimana kita tahu kalau itu benar dan bagaimana kita tahu kalau kita sudah mengetahuinya.

c) Axiology, yakni studi tentang nilai. Pertanyaan axiology dibagi ke dalam dua kategori utama yaitu; etika dan estetika. Etika berkenaan dengan konsep baik dan buruk, benar dan salah yang berlaku pada tingkalaku manusia.Dalam pengembangan kurikulum, pengembang akan mengembangkan kurikulum menurut etika yang dianutnya. 

      Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. Sedangkan kurikulum adalah program yang bertujuan untuk mengubah prilaku manusia. Jadi dalam mengembangkan kurikulum harus memperhatikan psikologi sebagai acuan dalam menentukan apa dan bagaimana prilaku tersebut harus dikembangkan.

     Nasution (1994) membagi pengorganisasian bahan pelajaran ke dalam beberapa bagian yaitu pelajaran terpisah-pisah (separated subjects), pelajaran terkait dengan yang lain (correlated) dan pelajaran yang dalam cakupan yang luas (broadfield). Sedangkan Abdullah Idi (2010) mengorganisasikan bahan pelajaran berdasarkan topik, tema, kronologi, konsep, isu, logika,dan proses disiplin. Sebenarnya pengorganisasian bahan pelajaran dari Nasution dan Idi itu, berkaitan dengan pengorganisasian kurikulum 2013 dengan pendekatan tematik, seperti pengorganisasian bahan berdasarkan tema.

Komentar