Grammar Translation Method
Grammar Translation Method adalah salah satu metode yang umum digunakan sebagai metode pembelajaran bahasa asing. Grammar Translation Method adalah metode yang dominan digunakan di Eropa pada abad ke-19. Banyak peneliti dan linguis mendefinisikan bahwa metode Grammar Translation Method adalah salah satu metode yang diterapkan dalam pengajaran bahasa asing. Dengan metode ini, siswa belajar aturan tata bahasa dan kemudian menerapkan aturan tersebut untuk menerjemahkan kalimat antara bahasa target dan bahasa asli mereka. Selain itu para ahli menyatakan bahwa Grammar Translation Method adalah salah satu metode paling efektif yang dapat digunakan untuk membaca dan menerjemahkan kalimat yang menunjukkan aturan tata bahasa untuk memperoleh kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau second language. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode penerjemahan tata bahasa (GTM) adalah metode pembelajaran pengajaran yang berfokus pada aturan tata bahasa dan penerjemahan dan juga merupakan purpose grammar translation method.
Setiap metode pembelajaran mengajar memiliki aturannya sendiri. Begitupun dengan Grammar Translation Method. Dalam pengajaran bahasa menyatakan bahwa metode penerjemahan tata bahasa memiliki beberapa aturan. Aturannya adalah:
Hal ini berarti menerjemahkan bahasa target ke bahasa asli atau menerjemahkan bahasa asli ke bahasa target.
Hal ini berarti menemukan informasi dalam suatu bagian, membuat kesimpulan dan berhubungan dengan pengalaman pribadi.
Menemukan Antonim dan sinonim dari kat-kata atau bagin dari kata-kata.
Cogates adalah belajar pola ejaan / suara yang sesuai antara bahasa asli dan bahasa target.
Ini berarti mengerti dan memahami aturan tata bahasa (grammar) dan ekspektasinya, kemudian menerapkannya pada contoh baru.
Ini berarti mengisi celah dalam kalimat dengan kata baru atau item dari jenis tata bahasa tertentu.
Ini berarti menghafal daftar kosa kata, aturan gramatikal, dan paradigma gramatikal.
Ini berarti para siswa membuat kalimat untuk mengilustrasikan mereka mengetahui arti dan penggunaan kata baru.
Ini berarti siswa mengetahui tentanng penggunaan sebuah topik bahasa target.
Meskipun, metode penerjemahan tata bahasa ini atau GTM memiliki sembilan aturan, tetapi tidak semua aturan dipraktekkan dalam proses belajar mengajar. Sebagian besar guru menerapkan metode ini melewatkan beberapa aturan.
Tidak diragukan bahwa setiap metode tunggal memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan Technique Grammar Translation Method. Pengajaran bahasa target dengan cepat dijelaskan dalam GTM, guru dan siswa mudah untuk berkomunikasi, dan siswa mudah mengerti karena pelajaran gramatikal. Namun, dilain sisi metode ini juga mempunyai kekurangan yaitu metode penerjemahan tata bahasa tidak memiliki ruang lingkup untuk komunikasi yang efektif dan sangat membosankan bagi pelajar, memperlukan waktu yang lama dan membuat pelajar berpikir dalam L1 (bahasa pertama). Oleh karena itu, metode penerjemahan tata bahasa memperluas pengetahuan dan informasi siswa dengan berfokus pada penjelasan guru. Sementara itu, cara mengajar Guru sangat diperlukan untuk menjaga perhatian siswa agar tetap fokus dalam penggunaan metode Grammar Translation Method .
Beberapa linguis telah memberikan analisis dan pandangan mereka mengenai purpose grammar translation method dalam proses belajaran mengajar. Technique of grammar translation method atau tekhnik penerjemahan membantu kita memahami pengaruh dari satu bahasa di yang lain. Misalnya,an kesaahan pada saat menstransfer dari bahasa pertama atau bahasa asli, mereka secara langsung akan menyadari kesalahannya tersebut, dan mereka akan mencoba untuk menghindari membuat kesalahan tersebut ketika melakukannya dalam proses transfer bahasa kedua. Ketika kesalahan terjadi, para siswa akan dapat menjelaskan mengapa dan mencoba untuk tidak membuat kesalahan yang sama lagi. Dengan demikian, metode penerjemahan tata bahasa berguna untuk menggunakan urutan kata yang benar dan struktur standar.
- Menerjemahkan pesan-pesan tertulis
Hal ini berarti menerjemahkan bahasa target ke bahasa asli atau menerjemahkan bahasa asli ke bahasa target.
- Membaca komprehensi dari sebuah pertanyaan
Hal ini berarti menemukan informasi dalam suatu bagian, membuat kesimpulan dan berhubungan dengan pengalaman pribadi.
- Antonym/sinonim
Menemukan Antonim dan sinonim dari kat-kata atau bagin dari kata-kata.
- Cognates
Cogates adalah belajar pola ejaan / suara yang sesuai antara bahasa asli dan bahasa target.
- Penerapan aturan deduktif
Ini berarti mengerti dan memahami aturan tata bahasa (grammar) dan ekspektasinya, kemudian menerapkannya pada contoh baru.
- Mengisi celah dalam kalimat
Ini berarti mengisi celah dalam kalimat dengan kata baru atau item dari jenis tata bahasa tertentu.
- Hafalan
Ini berarti menghafal daftar kosa kata, aturan gramatikal, dan paradigma gramatikal.
- Menggunakan kata-kata dalam setiap kalimat
Ini berarti para siswa membuat kalimat untuk mengilustrasikan mereka mengetahui arti dan penggunaan kata baru.
- Komposisi
Ini berarti siswa mengetahui tentanng penggunaan sebuah topik bahasa target.
Meskipun, metode penerjemahan tata bahasa ini atau GTM memiliki sembilan aturan, tetapi tidak semua aturan dipraktekkan dalam proses belajar mengajar. Sebagian besar guru menerapkan metode ini melewatkan beberapa aturan.
- Advantage and Disadvantage of Grammar Translation Method
Tidak diragukan bahwa setiap metode tunggal memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan Technique Grammar Translation Method. Pengajaran bahasa target dengan cepat dijelaskan dalam GTM, guru dan siswa mudah untuk berkomunikasi, dan siswa mudah mengerti karena pelajaran gramatikal. Namun, dilain sisi metode ini juga mempunyai kekurangan yaitu metode penerjemahan tata bahasa tidak memiliki ruang lingkup untuk komunikasi yang efektif dan sangat membosankan bagi pelajar, memperlukan waktu yang lama dan membuat pelajar berpikir dalam L1 (bahasa pertama). Oleh karena itu, metode penerjemahan tata bahasa memperluas pengetahuan dan informasi siswa dengan berfokus pada penjelasan guru. Sementara itu, cara mengajar Guru sangat diperlukan untuk menjaga perhatian siswa agar tetap fokus dalam penggunaan metode Grammar Translation Method .
- Purpose Grammar Translation Method
Beberapa linguis telah memberikan analisis dan pandangan mereka mengenai purpose grammar translation method dalam proses belajaran mengajar. Technique of grammar translation method atau tekhnik penerjemahan membantu kita memahami pengaruh dari satu bahasa di yang lain. Misalnya,an kesaahan pada saat menstransfer dari bahasa pertama atau bahasa asli, mereka secara langsung akan menyadari kesalahannya tersebut, dan mereka akan mencoba untuk menghindari membuat kesalahan tersebut ketika melakukannya dalam proses transfer bahasa kedua. Ketika kesalahan terjadi, para siswa akan dapat menjelaskan mengapa dan mencoba untuk tidak membuat kesalahan yang sama lagi. Dengan demikian, metode penerjemahan tata bahasa berguna untuk menggunakan urutan kata yang benar dan struktur standar.

Komentar
Posting Komentar